Puisi
karya : bella puspita
GEMPA di RANAH MINANG
30 september 2009
Terjadi guncangan sangat dahsyat di Ranah Minang
Dalam sekejap mata ratusan jiwa manusia melayang
Bahkan sebagian korban tertimbun runtuhan bangunan
Berlinangan air mata jatuh membasahi mayat yang bergeletakkan
Kini Ranah Minang hancur
Rumah,pepohonan menyatu dengan tanah
Kini mereka hanya bisa menangis
Jiwa mereka sedih
Raga mereka tersiksa
Gempa di Ranah Minang
Menyisakan tangis histeris yang di tinggalkan
Kami merasakan apa yang mereka rasakan
Kami bertanya "mengapa bencana silih berganti ?"
Kami haru dalam tangisan
Kami larut dalam kesedihan
Dan kami hanya bisa berharap dan berdo'a selalu
Di dalam tangisan "Gempa di Ranah Minang "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar